Silatnas Latsitarda: Ketua Purna STPDN/IPDN Agus Fatoni Ungkap Pentingnya Soliditas dan Sinergisitas

48

Jakarta – Silaturahmi Nasional (Silatnas) Alumni Latihan Dasar Taruna Dewasa Nusantara (Latsitarda Nusantara) Tahun 1994 digelar di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu, (2/8/2023). Ketua Purna Praja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) atau sekarang bernama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan ke-3 Tahun 1994 (Pujangga 1994) Agus Fatoni mengungkapkan pentingnya soliditas dan sinergisitas dalam membangun bangsa dan negara.

“Soliditas dan sinergisitas itu sangat penting, apalagi menghadapi berbagai macam persoalan bangsa yang semakin berat ke depan. Oleh karena itu, koordinasi dan kolaborasi sangat penting diimplementasikan di antara sesama alumni untuk kepentingan negara dan masyarakat,” kata Fatoni yang juga Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut.

Dia menekankan pentingnya meningkatkan soliditas, sinergisitas, persatuan, dan kesatuan untuk menjaga bangsa dan negara. Strategi yang dapat dilakukan dengan membangun konsep kerja sama secara kolaboratif di antara sesama alumni di semua instansi dan lembaga negara.

Lebih lanjut, Fatoni mengatakan kegiatan ini utamanya adalah silaturahmi dan temu kangen bagi para alumni Latsitarda. Reuni kali ini merupakan ketiga kalinya. Pertama kali dilaksanakan di Anjungan Lampung Taman Mini Indonesia Indah. Untuk yang kedua kali dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara. Ketiga, hari ini di Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta.

“Di sini kita bisa saling sapa dan mengenang kembali kebersamaan dan kenangan masa Latsitarda 1994 silam. Semoga kita bisa semakin sering silaturahmi. Kalau setiap tahun reuni, maka masih ada sekitar 6 kali sampai 10 kali reuni sebelum pensiun,” ujarnya.

Fatoni berharap, melalui Reuni Latsitarda peserta mampu meningkatkan sinergisitas dan soliditas antara seluruh stakeholder. Hal itu baik di TNI, Polri, IPDN, lembaga pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat, serta para alumni Latsitarda.

“Kita ini dari semua unsur. Ada TNI, Polri, ASN di pemerintahan, akademisi dan swasta. Kita tunjukkan alumni Latsitarda Nusantara mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan, mempunyai komitmen untuk menjaga kemajemukan, solid dan kompak dalam membangun bangsa,” ungkapnya.

Adapun kegiatan ini diselenggarakan oleh alumni Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Kepolisian (Akpol) dan alumni STPDN/IPDN Tahun 1994. Kegiatan Silatnas dirangkaikan dengan kegiatan sosial, di antaranya dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Kemudian, Silatnas Alumni Latsitarda Nusantara 1994 turut dihadiri antara lain oleh perwakilan dari Paguyuban Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Tahun 1994, Ikatan Keluarga Besar Tunggal Panaluan (IKBTP) Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1994, Paguyuban Perwira (Pasopati) Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 1994, dan Akademi Angkatan Laut (AAL) Tahun 1994.

Sebagai informasi, Latsitarda Nusantara Tahun 1994 dilaksanakan di Provinsi Lampung. Pesertanya dahulu berasal dari Taruna Akabri, Praja STPDN, perguruan tinggi, yang terbagi dalam beberapa Satuan Latihan (Satlat), yaitu Satlat Macan, Satlat Hiu, Satlat Elang, Satlat Kijang, dan Satlat Gajah.

Facebook Comments