Demi Melestarikan Ikan Endemik Lokal, Gubernur Arinal Djunaidi Lakukan Penebaran 300.000 Benih Ikan Baung di Sungai Bulok Aliran Way Sekampung Pringsewu

79

Klik PRINGSEWU —– Demi melestarikan ikan endemik lokal, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan restocking (pengisian) 300.000 benih ikan baung, di Sungai Bulok Aliran Way Sekampung, Jalan Dua Kantor Pemkab Pringsewu, Kamis (29/12/2022).

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Arinal juga turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok pembudidaya ikan.

Seperti diketahui, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memiliki perhatian khusus pada kelestarian ikan endemik lokal yang saat ini kondisinya telah hampir punah di sejumlah perairan di Lampung.

Untuk mengatasi hal tersebut, Gubernur telah melakukan restocking (pengisian) benih ikan di sejumlah perairan di Provinsi Lampung untuk mengembalikan populasi ikan endemik lokal tersebut. Ikan endemik lokal yang dimiliki Lampung selain baung adalah jelabat, belida, nila, dan bandeng.

Gubernur Arinal menjelaskan Populasi ikan endemik ekonomis penting di perairan umum Lampung semakin berkurang. Oleh karena itu, pada hari ini akan dilakukan Penebaran Kembali (Restocking) Benih Ikan Endemik Lampung di Kabupaten Pringsewu sebanyak 300.000 Ekor Benih Ikan Baung, dengan titik penebaran Sungai Bulok (Aliran Sungai Way Sekampung) – Jalur Dua Kantor Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

“Oleh karena itu, secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang telah mendukung kegiatan penebaran kembali (restocking) benih ikan endemik Lampung di perairan daratan Kabupaten Pringsewu,” ujar Gubernur Arinal.

Sebagai kelanjutan dan bentuk dukungan dari program restocking, Gubernur Arinal menekankan beberapa hal, yaitu :
Pertama, Mendorong Bapak Ibu dan tokoh masyarakat untuk melakukan hal kegiatan restocking, karena pada dasarnya sumber daya perikanan dan ekosistem perairan umum berada di wilayah Bapak Ibu sekalian.

Kedua, Menghimbau kepada masyarakat bersama Tokoh Adat dan Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap kegiatan perikanan yang merusak.

Dan Ketiga, Provinsi Lampung bersama Kabupaten Mesuji sedang memfasilitasi pembangunan Balai Budidaya Air Tawar oleh KKP di Mesuji. Saya harapkan nantinya akan menjadi salah satu solusi pengembangan pembenihan ikan endemik yang ada di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah, mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam rangka Restocking Benih Ikan Endemik Lampung di Kabupaten Pringsewu Bumi Jejama Secancanan. “InsyaAllah dengan kehadiran bapak di Kabupaten Pringsewu akan semakin menambah motivasi dan dukungan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pringsewu khususnya para Pokdakan, Poklahsar dan Pokmaswas di Kabupaten Pringsewu dalam giatnya meningkatkan perekonomian masyarakat yang lebih baik,” ujar Adi Erlansyah

Adi Erlansyah menjelaskan bahwa Kabupaten Pringsewu merupakan salah satu sentra budidaya Ikan Air Tawar di Provinsi Lampung dengan luas lahan 1.067 ha dengan pemanfaatan 516 ha, didukung pula sebanyak 329 Pokdakan, 17 Kelompok Poklahsar, dan 4 Pokmaswas.

“Dengan potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Pringsewu maka perlu dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dan semua pihak terkait dengan peningkatan produksi, peningkatan kapasitas SDM, permodalan, pemasaran dan pengelolaan perikanan yang keberlanjutan,” jelasnya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memberikan begitu banyak bantuan kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu,” tambahnya.

Bantuan tersebut berupa 60.000 ekor benih ikan lele, 10.000 ekor benih ikan nila, 15.000 ekor benih ikan gurame, 420 ekor induk ikan lele, 225.000 ekor benih ikan endemik, yang keseluruhanya penebarannya telah dilakukan di Telaga Gupit dan sungai Way Sekampung.
Disertakan pula bantuan 3.660 kg pakan ikan untuk 10 kelompok pembudidaya ikan dan 1 unit perahu karet untuk pengawasan, 300 paket PMTS serta Asuransi Nelayan Berjaya bagi 50 nelayan.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang telah banyak memberikan bantuan berupa Benih Ikan Lele, Bantuan Sarana Prasarana Pakan Mandiri, Bantuan Sarana Pengolahan Hasil Perikanan, Paket Budidaya Bioflok Ikan Lele untuk 6 Kelompok di Kabupaten Pringsewu,” terangnya.

Melanjutkan Program Pemerintah Provinsi Lampung, Lanjut, Adi Erlansyah, Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga telah menganggarkan melalui APBDP dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi setelah wabah Covid-19 yaitu bantuan untuk masyarakat berupa pakan ikan untuk 10 Pokdakan, Benih ikan untuk 20 Pokdakan, Ikan Konsumsi (840 Kg) untuk 2 Pokdakan, Sarana Pemancingan Desa Wisata Perikanan untuk 1 Bumdes, Restocking Ikan Endemik 300.000 ekor, Sarana Pengolahan Hasil Perikanan, dan Asuransi Pembudidaya/Nelayan untuk 100 orang penerima. (Adpim)

Facebook Comments