Ketua dan seketaris Gapoktan Desa Adi Luhur korupsi berjama’ah (Gelapkan) Dana PUAP Ini faktanya 👇👇👇👇👇👇

147

Klik Mesuji Lampung –

Di Duga keras ketua gapoktan (KSB) Desa Adi Luhur Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji Gelapkan dan PUAP senin 05/12/22

Saat tim media konfirmasi kepada Ketua gapoktan Paling dia mengatakan bahwa dana puap tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 berkembang menjadi RP. 146.806000; Kemudian dari tahun 2016 sampai dengan sekarang tidak jelas dan saat ini dana tersebut malah berkurang menjadi kurang lebih Rp. 73.794000 sedangkan dana dari global/ modal di Terima oleh ketua gapoktan RP. 100.000.000; bahkan dari modal 100.000.000 hilang entah kemana lebih kurang hilang nya dana dari modal awal tersebut berkisar Rp 26.000.000;

Salah satu warga masyarakat setempat yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan kepada tim awak media bahwa merasa kecewa, atas perilaku pengurus Gapoktan yang telah di duga menyahgunakan dana puap tersebut, dikatakannya kami juga kepingin pak untuk mendapatkan giliran untuk mengembangkannya juga, tetapi apa boleh buat dananya sudah tidak jelas oleh pengurus pak, katanya kepada tim

Setelah awak media (tim) konfirmasi kepada ngudi utomo selaku sekretaris ( sekjen) dia mengatakan bahwa ia mas benar yang menggunakan dana sebesar Rp. 24200.000 ,ia saya sedangkan sisa dari yang hilang menurut pak ngudi utomo selaku sekretaris itu ada dengan ketua gapoktan nya mas serta menurut sekretaris data yang di buat oleh ketua / asal-asal serta sekretaris mengatakan bahwa di Duga ketua gapoktan telah memalsukan tanda tangan( palsu ) serta di situ juga dengan nama yang berada katanya

Dari ketua gapoktan dan sekretaris lempar bola dengan hilang nya dana PUAP sebesar kurang lebih rp.26000.000 alias di makan jin hilang tidak tau kemana

harapan kami kepada pemerintah terkait ataupun kepada aparat penegak hukum (APH) agar bisa meluruska atau mengembalikan dana PUAP tersebut sesuai modal awal Rp. 100.000.000; ataupun agar bisa di tindak sesuai hukum yang berlaku tutupnya.

Rept (sm)

Facebook Comments