Rumah Milik Juli Saputra Disantap Si Jago Merah

25

Klik Way Kanan – Si jago merah kembali mengamuk rumah milik Juli Saputra warga Kampung Mulya Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan rata dengan tanah, peristiwa tersebut terjadi dipagi hari sekitar pukul 09.00 Wib. Api diduga berasal dari konsleting listrik.

Pada saat terjadinya kebakaran Juli sedang duduk di depan rumah berkomunikasi lewat HP dengan rekan, tiba-tiba dirinya melihat kepulan asap tebal keluar dari rumahnya sehingga dirinya panik dan berteriak mintak tolong.

Warga yang mendengar teriakan Juli langsung membantu untuk memedamkan api. Namun warga dan aparat kampung setempat tidak dapat berbuat banyak dikarenakan api sudah terlalu besar, sehingga semua harta benda milik korban tidak ada yang bisa diselamatkan dari amukan sijago merah. Akibat peristiwa itu Juli mengalami kerugian sekitar 50 juta, Jumat ( 11/02/2022 ).

Aris salah satu warga setempat yang juga tetangga korban mengatakan diri nya sempat sok melihat api yang sudah besar membakar rumah tetangganya. Ia baru saja sampai di rumah dari mengantarkan anak nya sekolah. “Saya sempat sok melihat rumah tetangga saya terbakar, dikarenakan rumah saya berdekatan dengan rumah korban yang hampir ikut terbakar juga, apa lagi pada saat kejadian api nya terlihat sangat besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Mulya Jaya Jon Hendri menjelaskan kepada wak media, rumah yang terbakar merupakan milik Juli Saputra yang mana peristiwa itu terjadi pada pagi hari sekitar jam 9.00 Wib, akibat peristiwa tersebum saudara Juli mengalami kerugian 50 juta,” terangnya.

Pada saat peristiwa saya dan perangkat kampung sedang berada di Balai Kampung. Tiba – tiba ada warga yang berteriak kebakaran mendengar teriakan itu kami langsung menuju lokasi untuk membantu warga tersebut memadamkan api, lanjut Jon. Peristiwa ini telah kami laporkan kepolisi dan pihak Kecamatan Rebang Tangkas, serta instansi terkait agar dapat membantu saudara Juli.

“Kami juga mengharapkan kepada masyarakat Mulya Jaya dan masyarakat umum untuk bisa berempati membantu sodara kita melalui donasi. Agar bisa meringankan beban korban mengingat korban ini baru saja berumah tangga dan rumah yang di tempati pun masih menumpang,” harapannya.(Sri)

Facebook Comments