Sejumlah Pengurus LMP Lampung Barat Mengundurkan Diri

3858

KLIK Lambar – Sejumlah Pengurus inti Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Lampung Barat (Macab Lambar) menyatakan mundur dari kepengurusan, hal itu di ungkapkan oleh Ketua Harian Macab LMP Lambar Joni Yawan, Jum’at (23/4/2021).

Dari sejumlah pengurus tersebut, yang memilih mundur diantaranya, Ketua Harian Joni Yawan, Sekretaris Umum Padang Prio Utomo, SH., Komandan Brigade 17, Muryantno, Wakil Komandan Brigade 17 Tambat Munzilin, Kastaf Macab LMP Lambar Miryadi.

Menurut Joni Yawan yang akrab disapa Regar itu, pengunduran diri sejumlah pegurus itu merupakan akumulasi ketidakmampuan Ketua Markas Rego Apriadi dalam menyelesaikan permasalah di internal organisasi. Serta lemahnya kemampuan komunikasi Rego, membuat masalah yang kecil semakin membesar dan berlarut.

Selain ketidakharmonisan akibat lemahnya, kemampuan mengelola organisasi juga semakin diperuncing dengan ketidaksediaan Rego untuk melakukan transparansi keuangan LMP Lambar sehingga

“Yang pasti, kami disini tetap cinta kepada Laskar Merah Putih, namun kami hanya tidak suka dengan cara kerja Ketua Laskar Merah Putih periode saat ini, kalau kita bisa sedikit beri gambaran, ibarat air susu di balas dengan air tuba, ya seperti sekarang ini, bagaimana tidak, jika yang sebenarnya mengantarkan Ketua yang menjabat saat ini itu kami semua, tapi apa yang kita terima,” terangnya

“Seperti kita ketahui bahwa dalam menyelenggarakan organisasi LMP Lambar, menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD. Oleh karena itu, tugas kita semua untuk memastikan uang rakyat tersebut digunakan sebagaimana mestinya. Tanpa transparansi, fungsi LMP sebagai agen kontrol publik tidak ada. Ini tidak baik bagi karakter LMP,” kata Regar.

Masih kata Regar, pengunduran diri para pengurus juga dilakukan beberapa pimpinan lain, yang merupakan pengusung dan pendukung Rego ketika suksesi menjadi ketua.

“Kami yang dulu mengusung dan mendukung Rego Apriadi hingga akhirnya terpilih menjadi ketua, namun di perjalanan banyak hal prinsipil yang terkesan ditabrak oleh Rego . Tentu ini bertentangan dengan idealisme kita sebagai Laskar Merah Putih. Oleh karena itu kami dengan tegas mengundurkan diri,” ujarnya.

Sebagian besar pengurus yang menyatakan pengunduran ini, secara bersama pula menegaskan tidak keluar dari keanggotaan LMP Lambar.

“Leadership LMP Tangsel hari ini merupakan pengalaman kedepan, kalau seandaianya  dipimpin leadership yang bukan kader militan, mungkin seperti ini prosesnya,” tandas Regar.

Facebook Comments