Bupati Umar Ahmad Hadiri Musrenbang Sekaligus Wisata Edukasi

109

KLIK Tulang Bawang Barat –— Nemen, Nedes, Nerimo merupakan ciri orang Tubaba, ketiganya memiliki nilai-nilai hidup bermasyarakat dan bernegara yang semestinya di bangun oleh pemerintah tiyuh/desa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat Umar Ahmad saat menghadiri Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) sekaligus wisata edukasi (Field Trip) di destimasi wisata yang ada di daerah itu, Rabu (10/2/2021).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Tiyuh, Camat Tulangbawang Tengah, sejumlah pejabat Eselon II, Sekda serta Bupati.

“Mungkin orang tidak terbiasa dengan berpikir tanpa melihat bentuk. Ada orang yang harus mengalaminya terlebih dahulu, baru dapat memahami perkataan yang disampaikan. Makanya, dari dulu saya selalu menceritakan terus menerus, agar kemudian orang-orang dapat menangkap maksud saya itu,” kata Bupati dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Tubaba ini menambahkan, ketika pembangunan islamik center masih tahap perencanaan, dalam setiap kesempatan gagasan demi gagasan selalu diungkapkan berulang-ulang.

“Beratus-ratus kali saya katakan luas bangunan masjid islamik itu 34×34 m diambil dari jumlah sujud umat muslim satu hari satu malam, kubahnya berbentuk persegi lima melambangkan rukun Islam, tinggi 30 meter menandakan 30 juz alquran, sedangkan bangunannya di topang oleh 114 tiang sesuai jumlah surat di dalam Alquran,” ungkapnya.

Lebih dalam putera asli Tubaba ini mengatakan pada awalnya tidak ada yang membayangkan bagaimana bentuk masjid persegi tersebut. Bahkan, ada pula pihak yang menentang, karena bentuknya yang tidak lazim.

“Sekarang begitu disajikan dalam bentuk seperti ini, ternyata mampu menjadi magnet orang-orag untuk berkunjung ke Tubaba ini,” katanya lagi.

Umar Ahmad juga berharap kepada pemerintah tiyuh untuk tidak terfokus pada pembangunan fisik. Namun, yang tidak kalah penting adalah membangun manusianya. dan Tubaba memiliki nilai-nilai luhur warisan para leluhur yang menjadi panutan hingga kini.

“Nemen-Nedes-Neremo atau Sederhana-Setara-Lestari adalah prinsip hidup yang membuat Tubaba menjadi berbeda dari kabupaten lain di Indonesia. Pembangunan di Tubaba bukan hanya membangun ruang, tetapi juga membangun manusia,” pungkas Bupati.

Facebook Comments